Menulis itu Mengasyikkan

 


Menulis itu mengasyikkan ternyata. Pantas saja orang yang sudah sering dan terbiasa menulis akan merasa kecanduan dan terus menulis. Sedikit sesal kenapa tak mencoba dari dulu?

Tapi, menulis yang bagaimana?

Menulis satu karya utuh yang kemudian dipublikasikan dalam media masa, baik itu jejaring social semacam FB, IG, maupun blog dengan berbagai platform online yang ada, seperti blogspot, tumblr, wordpress, medium, dan lain-lain.

Lalu, apalagi?

Menulis beramai-ramai dengan teman yang lain, dalam artian berada dalam sebuah komunitas yang membantu mendukung kita untuk terus menulis, seperti kelas tantangan menulis 30 hari yang aku ikuti kali ini, 30 Days Writing Challenge bersama para pejuang 30 DWC yang lain. Ada banyak kelas-kelas menulis yang sekarang tersebar dimana-mana, apalagi dalam dunia digital sekarang ini, jarak dan tempat bukan lagi menjadi soalan yang utama. Kita bisa belajar dimana saja dari mana saja. Tinggal pilih kelas yang sesuai dengan minat belajar kita.

Awalnya, aku ingin kembali konsisten menulis dengan rutin, lalu muncullah sebuah notifikasi di gawaiku dari sebuah laman di instagram tentang sebuah kelas tantangan menulis 30 hari hari tanpa henti, bertajuk 30DWC. Aku tahu dan selalu percaya, tak ada sesuatu yang kebetulan di dunia ini. Tanpa pikir panjang aku pun segera mendaftar dan akhirnya aku pun resmi menjadi salah satu peserta kelas menulis online di WAG Empire of Writer bersama para fighter 30DWCJilid26.

Kelas dimulai pada tanggal 15 Oktober 2020. Ada sekitar 80an orang yang bergabung pada 30DWC jilid 26 ini yang terbagi menjadi 8 kelompok kecil yang disebut sebagai Squad. Aku masuk ke Squad 2 dengan Kak Ratih as a Guardian alias koordinator Squad.

Lalu, tak terasa ternyata 30 hari sudah kulewati bersama teman-teman di Squad 2 tercinta ini. Menulis bersama, diskusi bersama, menimba ilmu bersama. Menyenangkan sekali rasanya. 

Seru sekali berada di kelas menulis kali ini. Banyak ilmu yang didapat, juga teman baru. Tak hanya itu, kita juga berusaha untuk saling berbagi dan menyemangati. Terima kasih atas kebersamaan yang indah ini ya, terutama untuk para fighter di Squad 2, Kak Ainur, Kak Irna, Kak Neny, Kak Mety, Kak Puput dan Kak Putri.

Terima kasih juga untuk bimbingan dan ilmu dari para mentor, Kak Rezky dan Kak Rizka, juga untuk superteam Kak Sari dan Kak Prisca yang telah sabar memandu kami dalam membangun habit menulis 30 hari ini.


Menulis itu,

ternyata mengasyikkan,

bahkan bikin ketagihan,

Jika kita bisa senantiasa bertahan

mengusir kebosanan

 

Lewati rintangan demi rintangan

Enyahkan segala godaan

Gapai tujuan

Wujudkan impian

Demi sebuah masa depan

Ikut andil membangun peradaban

 

Squad 2 yang kompak selalu, meskipun di akhir tantangan missed 3 orang :)

 

#Day30 #Squad2 #30DWC #30DWCJilid26 #30DWCDay30 #30DWCJilid26Squad2Day30 #Pejuang30DWC #Pejuang30DWCJilid26 #FinalChallengeJilid26 #FinalChallenge30DWCJilid26

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pasukan Putih Berhati Mulia

Empat Hal (Pesan dari Kawan)

Pas Sesuai Porsinya