Menjadi Sesuatu Hal yang Pantas Dikenang

Sesuatu hal yang pantas dikenang? Apakah itu? Jika kita bertanya pada orang lain, tentulah sesuatu hal yang patut dikenang itu adalah sesuatu hal yang menyenangkan bukan? Yang indah-indah, yang membangkitkan gairah atau rasa bahagia. Sebaliknya hal-hal yang menyakitkan itu dilupakan saja, atau kalau bisa, dibuang. Begitulah. Namun terkadang yang menjadi masalah adalah sesuatu hal yang buruk itu tak bisa dengan mudah dihapus dari memori ingatan. Lalu, apa yang bisa kita lakukan? Ya, ubahlah ia menjadi sebuah memori yang pantas dikenang, dengan menambahkan hikmah dan rasa syukur di belakangnya.

Aku selalu percaya, lagi-lagi aku harus menuliskan hal ini, bahwa segala hal yang terjadi di dunia ini bukanlah sebuah kebetulan semata. Apalagi aku adalah seorang muslim yang beriman, yang meyakini adanya Tuhan, sebagai Pusat Kekuatan, Pusat Pengatur Segala di dunia ini. Sebagai Sang Maha yang Mengetahui dan Menguasai Segala Hal yang terjadi dan yang ada di dunia ini. Maka, semua hal yang terjadi adalah mutlak kuasa Tuhan.

Albert Einstein bahkan pernah berkata, bahwa coincidence is God’s way to remain anonymous. Well, sebuah perkataan yang menakjubkan menurutku dari seorang jenius terkenal seperti beliau ini. Bahwasanya kebetulan itu adalah cara istimewa dari Tuhan untuk menampakkan kekuasaan-Nya dan kasih sayang-Nya kepada makhluk-Nya di dunia ini. Menakjubkan, bukan?

 

#Day29 #Squad2 #30DWC #30DWCJilid26 #30DWCDay29 #30DWCJilid26Squad2Day29 #Pejuang30DWC #Pejuang30DWCJilid26

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Aku Menjadi

Memulai Hari dengan Merapikan Tempat Tidur

Aku Menulis